20 Dokter Baru FK UGJ Cirebon Diambil Sumpah, Ketua Yayasan Ingatkan Prioritas Selamatkan Nyawa di Jalan

Penulis: Wendra Kusuma  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 17:32:45 WIB
dokter baru FK UGJ Cirebon resmi diambil sumpah sebagai tanda pengabdian di dunia medis.

CIREBON — Dua puluh mahasiswa FK UGJ resmi mengucapkan sumpah dokter setelah dinyatakan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode Februari 2026. Prosesi digelar di Kota Cirebon, Selasa (12/5/2026), menandai awal pengabdian mereka di fasilitas kesehatan.

Ketua YPSGJ, Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, dalam sambutannya menyoroti kondisi di lapangan yang kerap menghambat penanganan medis darurat. Ia mencontohkan korban kecelakaan di jalan raya yang sering hanya menjadi tontonan tanpa pertolongan cepat karena terbentur aturan administrasi.

“Padahal keselamatan nyawa manusia harus menjadi prioritas utama. Pertolongan pertama seharusnya bisa diberikan tanpa hambatan,” ujar Mukarto di hadapan para lulusan dan keluarga.

Dokter Tak Cukup Cerdas, Harus Cepat Bertindak

Menurut Mukarto, dunia kesehatan saat ini membutuhkan dokter yang mampu menjadi solusi di tengah kompleksitas pelayanan medis. Ia menekankan bahwa seorang dokter tidak hanya perlu kemampuan medis yang baik, tetapi juga kepekaan sosial dan keberanian mengambil keputusan.

“Anak-anakku, jadilah dokter yang melayani dengan senyum, empati, dan ketulusan. Profesi ini adalah profesi mulia karena menyangkut keselamatan nyawa manusia,” pesannya.

Tangis Haru Iringi Video Perjuangan Mahasiswa

Suasana prosesi berlangsung penuh haru. Tangis bahagia keluarga pecah saat tayangan video perjuangan para mahasiswa selama menempuh pendidikan kedokteran diputar. Mukarto pun menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah berjuang mendampingi putra-putri mereka hingga menyandang gelar dokter profesional.

Ia menegaskan, keberhasilan para lulusan bukan hanya hasil kerja keras pribadi, melainkan buah dari doa, pengorbanan, dan perjuangan panjang keluarga. “Hari ini bukan akhir, melainkan awal dari pengabdian panjang sebagai dokter. Ada yang nantinya bertugas di kota besar, ada yang memilih mengabdi di pelosok daerah, bahkan di lingkungan pesantren,” ungkapnya.

Konsistensi FK UGJ Cetak Tenaga Medis Tangguh

Prosesi Sumpah Dokter ke-30 ini menjadi bukti konsistensi FK UGJ dalam melahirkan tenaga medis yang kompeten dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang, lulusan FK UGJ diharapkan mampu tampil sebagai dokter yang andal dan dapat diandalkan masyarakat, baik dalam kemampuan medis maupun sisi kemanusiaan.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: dialogindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top